151 QUOTES PIDI BAIQ

151 QUOTES PIDI BAIQ

  1. Hatimu milikmu, kamu tuannya, mau merasa senang atau tidak, kamulah yang menentukan (PB)
    2.
    Ini bumi, tempat yang luas penuh kenangan. Ada sedih, ada senang, duka, suka, ketika bisa semuanya dirasakan, hati brfungsi dengan baik (PB)
    3.
    Bagi kami yang jelek, sudah siap kalau besok jadi cakep. Yang cakep, siap gak kalau besok jadi jelek? Enggak kan? Enggak kan? Payah! (PB)
    4.
    Ya inilah bumi, sebelum kita meninggalkannya. Tempatmu tumbuh, bersama yang lain, menjdi bagian dari cerita hidupmu, mudah-mudahan yang indah dikenang (PB)
    5.
    Jadi, Sia-sia kata-kata. Aku sedang setuju. Kita pernah senang. Harus lagi. Mari mulai (PB)
    6.
    Kadang-kadang aku brfikir, Tuhan sudah menjodohkan kamu denganku, ketika kau tak mau kau sudah berani menentang ketentuan-Nya dan menolak kemauanku 🙂 (PB)
    7.
    Aku selalu brdoa berharap kamu mau denganku, kukira Tuhan lebih berkuasa daripada kau (PB)
    8.
    Kau pikir aku mmperhatikanmu? Tidak, Sayang. Aku memperhatikan lingkunganmu, barangkali ada yg akan mngganggumu, kuhajar dia (PB)
    9.
    Kau sangat berharga, tidak bisa mudah kudapatkan hanya dengan bilang “Aku Mencintaimu”. Ya, aku tahu dan sekarang kau sudah tahu bagaimana aku kepadamu (PB)
    10.
    Gitarku harus keren, setidaknya untuk menutupi akunya yang tidak (PB)
    11.
    Sakit hati sebetulnya adalah potensi kreativitas, setidaknya dengan itu kau bisa membuat puisi (PB)
    12.
    Aku bingung mana yang lebih menyayangi anak-anak. Mungkin Kak Seto, tapi Syekh Puji tidak cuma bicara, dia menikahinya (PB)
    13.
    Jauh-jauh ke Amsterdam, yang kudapat cuma rindu Indonesia. Di Malaysia juga ada! (PB)
    14.
    Santai di dalam pembawaan, serius di dalam pemikiran, ya itu sangat baik (PB)
    15.
    Kerajaan Tuhan tak akan runtuh, bahkan ketika semua memaki-Nya (PB)
    16.
    Ya itu dia, ketika kamu sibuk berpikir mencari inspirasi, orang lain justeru sedang berkarya tanpa banyak pikiran (PB)
    17.
    Aku imigran dari sorga yg diselundupkan ke bumi oleh ayahku di kamar pengantin dan tegang (PB)
    18.
    Lelaki kemana pergi, mereka naik burung (PB)
    19.
    Tidak ada satu pun manusia yg ingin dihina, aku juga, tetapi ktika aku ingin dipuji aku mrasa sdg mnghina diriku sndiri (PB)
    20.
    silakan smua org mmbnciku, aku msh pny diriku yg akan mncintaiku. Silakan diriku mmbnciku, aku ttap tnang, krn itu tak mungkin (PB)
    21.
    Kesenangan bukan dicari, tetapi diciptakan (PB)
    22.
    Jika kau ingin sama dengan orang lain, tidakkah kamu merasa sedang menjalimi dirimu yang khas? (PB)
    23.
    Bahkan seorang pemabuk adalah guru bagiku, ketika dia teler dan nyungsep di comberan, dia mengajarkan aku untuk jangan jadi pemabuk (PB)
    24.
    Orang yang kau anggap istimewa, mungkin akan menjadi biasa saja setelah kau dapatkan (PB)
    25.
    Cinta lebih mudah dirasakan daripada harus dimengerti, itulah mungkin mengapa lebih butuh balasan daripada alasan (PB)
    26.
    Cinta kpd seseeorang adalah urusan perasaan, jika engkau ingin mendapatkannya, segera menjadi urusan pemikiran (PB)
    27.
    Seni budaya tradisional yang kini diselenggarakan orang dengan serius adalah yang dulu diciptakan orang atas dasar bermain-main (PB)
    28.
    Kuba tidak menerima bahasa Indonesia yang baik dan benar karena mereka tidak mengerti (PB)
    29.
    Kalau kamu galau, kamu sedang menikmati keresahanmu, bukan sedang menyelesaikannya (PB)
    30.
    Nabi Adam harusnya punya ibu untuk mengurusnya waktu bayi (PB)
    31.
    Mungkinkah Malin Kundang terkenal kalau tidak durhaka? (PB)
    32.
    Manusia tidak bisa terbang seperti burung karena bisa membuat pesawat terbang (PB)
    33.
    Membalas dengan tidak mengakui dia sebagai anakmu, kukira itu lebih adil daripada mengutuknya menjadi batu (PB)
    34.
    Jangan takut polisi, kalau tidur kita gilas (PB)
    35.
    Istrimu adalah wanita yang sudah bersedia dinikah olehmu (PB)
    36.
    Kewarganegaraan adalah urusan administrasi (PB)
    37.
    Di saat kunikmati, hidup ini indah. Dan langsung pusing ketika mulai kupikirkan (PB)
    38.
    Murid yg nyontek mungkin disebabkan oleh karena mereka merasa dirinya bukan mesin yg bisa hafal semua (PB)
    39.
    Kalau kau terlalu ambisius ingin berhasil, dengan sendirinya kau sedang menciptakan rasa takut mendapatkan kegagalan (PB)
    40.
    Kurang ajar! Selalu saja dia punya cara, untuk bisa membuat aku mencintainya. Merepotkan! (For Tera Errau) (PB)
    41.
    Ketika malam, semua berkumpul dalam kepala, lebih berwarna, lebih hidup. Ya. Dan rindu, menjadi sesuatu yang jauh lebih mendesak ketika bisu (PB)
    42.
    Aku mungkin salah, tapi bahagia ketika berkarya dengan berusaha menjauh dari prinsip-prinsip umum yang sama skali tidak mendasar (PB)
    43.
    Aku sering harus seperti gila untuk menjadi nyaman berkarya (PB)
    44.
    Untuk berkembangnya sebuah kebudayan, dibutuhkan seorang pemberontak (PB)
    45.
    Aku tahu aku tidak dapat mengubah kehidupan, tapi mungkin aku bisa mengubah cara pandangku terhadap kehidupan (PB)
    46.
    Seni itu, mungkin spt aku rindu Amsterdam, tinggal kunikmati, tanpa harus kumengerti (“Manuskrip Amsterdam”) (PB)
    47.
    Mungkin ada org yang menulis untuk mengatakan kata hatinya, maafkan aku kalau salah, karena aku menulis untuk mndengarkan kata hatiku (PB)
    48.
    Aku tahu harta tak akan dibawa mati, tapi aku masih hidup, masih membutuhkannya(PB)
    49.
    Ikhlas membiarkan diri tenang, Pasrah membiarkan diri kalah (PB)
    50.
    Kebahagiaan secara teknis adalah tujuan pencapaian, tetapi jiga bisa menyebabkan kecemasan karena takut itu akan berakhir(PB)
    51.
    waktu kecil disuruh-suruh makan, sudah besar disuruh-suruh kerja (PB)
    52.
    Sederhana itu tidak perlu harus lebih untuk merasa senang dan baik-baik saja (PB)
    53.
    Mungkin setan juga akan menyebut “Setan” kepada orang baik yang mengganggu tujuannya (PB)
    54.
    Syair lagu The Panasdalam adalah suka cita kata-kata, untuk membungkus maksud yang sesungguhnya (PB)
    55.
    Tujuan pacaran adalah untuk putus, bisa karena menikah, bisa karena berpisah (PB)
    56.
    Kebutuhan akan inspirasi adalah kebutuhan pelaku seni yang masih amatir (PB)
    57.
    Anak itu, waktu membuatnya tegang, waktu menunggu kelahirannya juga tegang (PB)
    58.
    Org tampan mndekati prempuan akan berbeda hasilnya dengan orang jelek, meskipun dilakukan dengan cara yang sama (PB)
    59.
    Tirani Kekuasaan sering akan menyalahkan Kebenaran apabila hal itu dianggap merongrong (PB)
    60.
    Kau tak akan bisa sampai ke sorga tanpa kehidupan dunia ini sebagai kendaraannya (PB)
    61.
    Kalau Rhoma Irama begadang malam ini, pasti ada artinya. Tidak mungkin tidak, kecuali dia menasihati apa yang ia sendiri tidak melakukannya (PB)
    62.
    Orang yang kepadamu menjelek-jelekkan orang lain, adalah dia juga yang akan menjelek-jelekkan kamu kepada orang lain (PB)
    63.
    Sayangilah orang yang ada di belakangmu dalam satu antrian, krn dia pun ingin kamu segera dapat giliran (PB)
    64.
    Saat aku jengkel, aku akan melihat sifat buruk manusia termasuk diriku (PB)
    65.
    Manusia selalu ingn punya tempat khusus, bahkan hanya untuk tinjanya (PB)
    66.
    Ada yang lebih besar dari rasa takut, yaitu keberanian yang akan mengalahkannya (PB)
    67.
    Jika bukan waktunya untuk aku mencintaimu, tapi aku tidak bisa menahannya (PB)
    68.
    Terus terang, kalau aku pulang, tempatnya di atas pelangi yg indah, Tuhan, saya masih ingin di sini menemani ibu (Puisi SMA) (PB)
    69.
    Aku adalah highlander, hidupku sudah 125 ribu kali, ini yang trakhir kali di bumi hanya untuk mencintaimu (PB)
    70.
    Ah, Bunda, siapa sih engkau? Cuma jantung di dalam hatiku (PB)
    71.
    Waktu akan membuatku lupa, tapi yang aku tulis akan membantu membuatku ingat (PB)
    72.
    Dalam setiap keliaran bawah sadarku, aku ingin yakin ada bayanganku yg selalu bersujud kepadaNya, agar terlepas dari belenggu kseombongan( PB)
    73.
    Kalau aku sudah pandai, aku tak akan rajin lagi, takut kembali ke awal proses untuk mencapai pangkal (PB)
    74.
    Kalau tujuan kuliah adalah untuk bekerja, ya setuju, bekerja menyelesaikan tugas kuliah (PB)
    75.
    Kalau kehidupan ini palsu, kenapa uangnya harus asli? (PB)
    76.
    Sahabat adalah dirimu yang kedua (PB)
    77.
    Aku harus pergi dulu dari rumah kalau aku ingin pulang ke rumah (PB)
    78.
    Ya Allah, mudah-midahan sederhana, tetapkanlah pikiran kami selalu melangit. Dan, dengan hati yang terus membumi (PB)
    79.
    Tetap tenang, hanya itu caranya kalau kamu ingin tetap tenang (PB)
    80.
    Dengan aku mengaku jelek, maka orang yang bilang aku jelek, itu bukan menghina, tetapi mendukung pernyataanku (PB)
    81.
    Tangan dicuci dengan air, mulut dicuci dengan pisang. Aku mlihat ada manusia yg membedakan tangan dan mulutnya dengan cara begitu setelah makan (PB)
    82.
    Kesalahanku adalah ketika aku merasa paling benar (PB)
    83.
    Lagu yang dia bikin untuk mengacu pada selera umum akan tercerabut dari kemauannya sendiri (PB)
    84.
    Bersatu untuk nafsu kkuasaan. Berpolitik untuk kepentingan sendiri. Berkuasa untuk meraih kenikmatan. Berkampanye untuk meraih semua itu (PB)
    85.
    Kau boleh kecewa ditolak cinta, tetapi disebabkan oleh karena dia tidak mendapatkan dirimu yang ingin membahagiakannya (PB)
    86.
    Puisi Khairil Anwar mungkin bagus, tetapi ia ada di masa lalu, hari ini adalah milikmu (PB)
    87.
    Kita bersaing karena kita sama (PB)
    88.
    Aku tidak akan membantah suatu teori jika aku berkarya bergantung pada itu (PB)
    89.
    Pikiran sesungguhnya bisa berperan mengubah perasaan menjadi ringan, juga sebaliknya (PB)
    90.
    Petani miskin bukan disebabkan oleh hama, tetapi oleh tata niaga yang tidak adil (PB)
    91.
    Kau akan mati, apa sebelum itu, supaya berguna saat di bumi (PB)
    92.
    Macan tidak tahu bahwa dirinya bernama macan (PB)
    93.
    Ketika kau masuk ke dalam kepalaku, kau hanyalah image yang sesungguhnya tidak lebih indah seperti yang kubayangkan (PB)
    94.
    Yang membuat galau bukan dirinya, tetapi penilaianmu yang berlebihan tentang dirinya (PB)
    95.
    Kalau ingin aman berjalan di tengah malam, kau jangan berjalan merangkak seperti seorang maling (PB)
    96.
    Kau, jangan ada dirinya, jika memang dia pergi meninggalkanmu (PB)
    97.
    Jika keberhasilan karyamu diukur dari banyaknya rating, maka kau bukan seniman, melainkan buruh seni (PB)
    98.
    Rindu adalah cara yang baik untuk membuat yang dirindu makin menjadi mempesona (PB)
    99.
    Manusia sempurna adalah justeru yang memiliki kekurangan dan kelebihan (PB)
    100
    Sekikir-kikirnya manusia, pasti akan memberi makan toilet (PB)
    101
    Katanya perbedaan itu adalah rahmat, tetapi dia sendiri menyurh siswa untuk seragam (PB)
    102
    Kebenaran di sekolah selalu berada di luar diri siswanya, yaitu kunci jawaban namanya (PB)
    103
    70 kali hatam membaca obat ramuan pengobatan, tidak akan menyembuhkan lukamu sampai engkau mempraktekannya (PB)
    104
    Sesungguhnya hidup ini adalah sendagurau, sekolah telah menyebabkannya menjadi serius (PB)
    105
    Sesungguhnya aku ini masih muda, anak-anakkulah yang telah menyebabkan aku menjadi orangtua (PB)
    106
    Neraka adalah tempat yang disediakan untuk mereka yang lolos dari hukuman dunia (PB)
    107
    Aku yang akan membenarkan koruptor, apabila dia melakukan tindakan korupsi, karena itu memang tugasnya (PB)
    108
    Bumi yang selama ini kau injak-injak, adalah bumi yang terus berputar, menunggu waktu yg tepat untuk menelanmu (PB)
    109
    The Panasdalam: Dengan musik, kami tunjukkan kelemahan kami di dalam bermain musik (PB)
    110
    Justeru kalau agamamu kuat, kau akan menghormati agama orang lain (PB)
    112
    Musik adalah perasaan yang bisa didengar (PB)
    113
    Aku bukan manusia sempurna, merasa tidak pantas menggunakan EYD, ejaan yang sudah disempurnakan (PB)
    114
    Tidak ada manusia yang suka dihina, tetapi dia yang ingin dipuji adalah menghina dirinya sendiri (PB)
    115
    Masa lalu adalah urusan perasaaan, masa depan adalah urusan pemikiran (PB)
    116
    Aku membuat band, bukan untuk terkenal, melainkan untuk bermain musik (PB)
    117
    Hidup kami, mati kau, Plagiator! (PB)
    118
    Tetap tenang, manusia adalah minitaur alam semesta, lebih luas dari cacian, lebih besar dari pujian (PB)
    119
    Mudah-mudahan kita kuat, sekuat kehidupan, cinta dan pemahaman. Kegagalan dan merasa sedih tidak selalu berarti kekalahan (PB)
    120
    Ini aku, entahlah kalau kalian, tapi tujuanku kuliah adalah agar nanti bisa reuni (PB)
    121
    Guru adalah masa lalu, murid-murid adalah masa depan, yang harus saling memahami (PB)
    122
    Pada dasarnya semua manusia itu bisa memasak, selama tujuannya untuk membuat masakan yang tidak enak (PB)
    123
    Kukira, aku tidak akan pernah berada di masa depan, karena nyatanya, aku selalu berada di hari ini, yang harus lebih baik dari kemarin (PB)
    124
    Kau pikir, aku tidak punya kata-kata buruk? Punya, tetapi tidak aku ungkapkan, karena aku bukan dirimu (PB)
    125
    Kalau kamu benar, jangan merasa paling benar. Aku pun kalau salah, tidak akan merasa paling salah (PB)
    126
    Di atas kita kini langit, di atas kita nanti tanah (PB)
    127
    Jangan marah-marah. Marah bikin susah. Kalau mau marah-marah, masuklah kau ke dalam tanah (PB)
    128
    Aku memang malas bangun pagi, tapi aku rajin bangun siang (PB)
    129
    Tenang saja, perpisahan tak menyedihkan, yang menyedihkan adalah, bila habis itu saling lupa (PB)
    130
    Aku mencintaimu, ini urusanku. Bagaimana engkau kepadaku, terserahlah, itu urusanmu (for Tera Errau) (PB)
    131
    Si Odah memang pembantuku, tapi aku juga pembantu si Odah, disuruhnya mencari uang untuk membayar uang bulanannya (PB)
    132
    Kalau bukan karena ada Barcelonanya, sudah lama tivi di rumahku akan kujual (PB)
    133
    Semua orang bisa menarik gas sekuat dia bisa, sampai 3000 cc, tapi yang membuat ngebut adalah nyali (PB)
    134
    Kita mncintai tanahair, orang asing mencintai apa yang dikandungnya. Kita mendapat tanah longsor dan air banjir, orang asing mendapat intan emas berlian (PB)
    135
    Laut itu luas menyenangkan, ikannya warna-warni dan bikini di tepinya, tapi aku ini ikan air tawar, ketentramanku tinggal di empang (PB)
    126
    Pergi keluar rumah untuk apa pun yang engkau lakukan, tujuannya adalah kembali ke kamar tidur (PB)
    137
    Bukan nama kampusnya yang harus kau junjung, tapi ilmu pengetahuannya yang harus kau sebarkan (PB)
    138
    Kemiskinan, mungkin bukan masalah bagi rakyat Indonesia, seandainya pejabatnya juga sama miskin (PB)
    139
    Kalau kamu ke Bandung di malam minggu atau pada waktu long week end, kamu tak akan menemukan Bandung yang sebenarnya (PB)
    140
    Ayam adalah binatang cerdas, dia tau bagaimana caranya masuk ke dalam rumah tanpa bisa kuusir, menyamar menjadi ayam goreng (PB)
    141
    Bandung bukan cuma masalah geografis, bagiku, tetapi juga melibatkan perasaan (PB)
    142
    Kalau karena aku bangun siang, nanti rizkiku dipatok ayam. Biarlah, nanti ayamnya kumakan juga (PB)
    143
    Pada awalnya cinta itu bisa melihat, menjadi buta karena masuk ke dalam hati yang paling dalam (PB)
    144
    Kalau Tuhan menampakkan dirinya, maka Dia tidak adil, karena orang buta tak bisa melihatNya (PB)
    144
    Bukan Tuhan yang harus kau cari, tapi jawaban, mengapa kau bodoh, mencari yang sudah bersamamu (PB)
    145
    Perempuan menyukai karena mendengar, laki-laki menyukai karena melihat (PB)
    147
    Tanpa nasi, hanya akan ada onalisme, tak akan ada nasionalisme (PB)
    148
    Jangan tanya apa yang sudah negara berikan padamu, tapi tanya apa yang sudah negara ambil darimu (PB)
    159
    Orang yang kau pilih waktu pemilu adalah dia yang dengan sirine polisi akan menyuruhmu minggir di jalan raya (PB)
    150
    Rakyat adalah mulut yang menjadi bisu karena diambil suaranya waktu pemilu (PB)

151
Jangan sedih, nanti rugi, karena kita dilahirkan oleh sebab orang tua yang bersenang-senang (PB)